Yordania Kitaأردنّنا
Shorbat adas (sup lentil)
Musim dingin dan Ramadan · Sup lentil lembut dengan lemon

Shorbat adas (sup lentil)

Pada malam yang dingin, atau saat matahari terbenam di bulan Ramadan, semangkuk shorbat adas adalah salah satu pemandangan paling dinanti di meja makan Yordania. Keemasan dan selembut beludru, dihangatkan dengan jintan dan disegarkan dengan perasan lemon, sup ini ditaburi potongan roti panggang yang renyah. Sederhana, lembut, dan sangat menenangkan.

Asal-usul dan kisahnya

'Shorbat adas' secara harfiah berarti 'sup lentil' dalam bahasa Arab. Lentil telah ditanam dan dimakan di Timur Tengah sejak zaman kuno, dan sup lentil dalam berbagai bentuk dikenal di seluruh kawasan. Di Yordania, versi yang lembut ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di bulan-bulan yang lebih dingin. Namun kaitannya yang paling kuat adalah dengan Ramadan. Saat berbuka puasa di waktu matahari terbenam, banyak keluarga memulai dengan kurma dan air lalu semangkuk sup hangat, dan sup lentil adalah salah satu pilihan paling populer.

Bahan dan cara membuatnya

Bahan utamanya adalah lentil merah, yang berubah keemasan saat dimasak, atau terkadang lentil kuning belah. Lentil direbus perlahan bersama bawang bombai, dan sering juga wortel, kentang, atau sedikit beras, dalam air atau kaldu hingga benar-benar lunak. Sup dibumbui garam, jintan, dan terkadang kunyit serta lada hitam, lalu diblender atau dikocok hingga halus. Kekentalannya berbeda di tiap keluarga. Sebagian juru masak menambahkan siraman minyak zaitun atau mentega bekas menggoreng bawang bombai atau bawang putih di akhir, yang menambah kedalaman rasa.

Cara dan waktu menyantapnya

Shorbat adas disajikan panas dalam mangkuk, dengan potongan lemon di sampingnya agar setiap orang bisa menambahkan perasan sesuai selera. Segenggam potongan roti panggang atau goreng ditaburkan di atasnya tepat sebelum disantap agar tetap renyah. Sejumput jintan tambahan, serpihan cabai, atau peterseli cincang juga bisa ditambahkan. Selama Ramadan, sup ini sering membuka santapan iftar, menyiapkan perut dengan lembut untuk hidangan utama berikutnya. Di musim dingin, sup ini bisa menjadi santapan ringan tersendiri dengan roti.

Variasi dan tempat mencobanya di Yordania

Sebagian besar variasinya terletak pada tekstur dan tambahan. Sebagian keluarga lebih suka sup yang encer, yang lain lebih suka yang kental dan mengenyangkan. Wortel membuatnya lebih manis dan lebih oranye, sedangkan sedikit beras membuatnya lebih creamy. Sebagian juru masak memakai kaldu ayam sebagai pengganti air, jadi vegetarian sebaiknya bertanya sebelum memesan. Anda akan menemukan sup lentil di banyak restoran tradisional dan restoran keluarga di Amman dan di seluruh negeri, terutama dari musim gugur hingga musim semi, dan sup ini hadir di hampir setiap meja iftar dan prasmanan buka puasa selama Ramadan.

Hidangan terkait

Lentil juga menjadi bintang dalam mujaddara, hidangan mengenyangkan dari lentil dengan nasi atau gandum pecah yang ditaburi bawang goreng. Selama Ramadan, shorbat adas sering disusul fatteh, maqluba, atau hidangan utama lainnya, dan malam bisa ditutup dengan qatayef, panekuk manis berisi khas bulan suci. Di hari musim dingin, sup ini cocok dipadukan dengan manakeesh atau roti segar dari toko roti di lingkungan sekitar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu shorbat adas?

Shorbat adas adalah bahasa Arab untuk sup lentil. Di Yordania, sebutan ini biasanya merujuk pada sup lembut dari lentil merah atau kuning yang dimasak dengan bawang bombai, dibumbui jintan dan garam, dan disajikan panas dengan potongan lemon serta taburan potongan roti panggang atau goreng. Sup ini sangat populer di musim dingin dan selama Ramadan.

Mengapa sup lentil disantap selama Ramadan?

Setelah seharian berpuasa, banyak orang lebih suka memulai santapan berbuka dengan sesuatu yang hangat, ringan, dan mudah dicerna. Sup lentil sangat cocok untuk itu. Sup ini lembut di perut, bergizi, dan menenangkan, sehingga menjadi cara tradisional untuk memulai iftar, biasanya setelah berbuka dengan kurma dan air.

Apakah sup lentil Yordania vegan?

Sering kali ya, bila dibuat dengan air dan minyak nabati. Namun sebagian juru masak memakai kaldu ayam atau menambahkan mentega di akhir, jadi sup ini tidak selalu vegan atau vegetarian. Jika hal ini penting bagi Anda, tanyakan cara pembuatannya. Versi rumahan sangat mudah dibuat tanpa produk hewani sama sekali.

Apakah shorbat adas pedas?

Tidak, shorbat adas tidak pedas. Sup ini terutama dibumbui jintan, garam, dan terkadang lada hitam atau kunyit, sehingga rasanya hangat dan bercita rasa tanah, bukan pedas. Sebagian orang suka menaburkan sedikit serpihan cabai di meja makan, tetapi supnya sendiri lembut dan cocok untuk anak-anak.